Gas Pelindung Umum untuk Mesin Las Serat Laser dan Fungsinya
Dalam proses pengelasan laser, gas pelindung tidak secara langsung terlibat dalam pengelasan, tetapi memainkan peran penting dalam kualitas lasan, pembentukan jalur las, dan stabilitas peralatan. Pemilihan dan penggunaan gas pelindung yang tepat dapat secara efektif meningkatkan kinerja pengelasan dan mengurangi tingkat cacat. Artikel ini membahas gas-gas umum yang digunakan dalam mesin las laser dan menjelaskan fungsi spesifiknya.
Mengapa Gas Pelindung Diperlukan dalam Pengelasan Laser
Pengelasan laser memiliki kerapatan energi tinggi dan kecepatan pengelasan cepat, menyebabkan suhu area pengelasan naik secara drastis dalam waktu sangat singkat. Tanpa gas pelindung, kolam lebur dapat dengan mudah bereaksi dengan oksigen dan nitrogen di udara, mengakibatkan oksidasi, porositas, perubahan warna lasan, dan cacat lainnya. Fungsi utama gas pelindung meliputi:
Mengisolasi udara untuk mencegah oksidasi
Menstabilkan kolam lebur dan meningkatkan kualitas lasan
Mengurangi percikan dan meningkatkan tampilan lasan
Melindungi kepala pengelasan laser dan lensa optik
Jenis-Jenis Gas yang Sering Digunakan pada Mesin Las Laser dan Fungsinya
Argon (Ar)
Argon adalah salah satu gas pelindung yang paling luas digunakan dalam pengelasan laser. Gas ini bersifat inert secara kimia dan tidak mudah bereaksi dengan logam.
Fungsi Utama:
Secara efektif mengisolasi udara dan mencegah oksidasi las
Meningkatkan pembentukan las, menghasilkan sambungan las yang halus dan bersih
Cocok untuk berbagai macam material seperti baja tahan karat, baja karbon, dan paduan aluminium
Nitrogen (N₂)
Nitrogen memiliki biaya yang relatif rendah dan dapat menggantikan argon dalam beberapa aplikasi pengelasan.
Fungsi Utama:
Mengurangi oksidasi dan meningkatkan kualitas permukaan las
Cocok untuk proses pengelasan di mana persyaratan penampilan tidak terlalu tinggi
Sering digunakan untuk pengelasan baja karbon dan baja tahan karat tipis
Namun, dalam kondisi suhu tinggi, nitrogen dapat bereaksi dengan beberapa logam, sehingga tidak cocok untuk semua material.
Helium (He)
Helium memiliki energi ionisasi yang tinggi dan konduktivitas termal yang sangat baik, tetapi relatif mahal.
Fungsi Utama:
Meningkatkan penetrasi pengelasan dan meningkatkan stabilitas pengelasan
Cocok untuk material dengan reflektivitas tinggi seperti aluminium dan tembaga
Membantu mencapai hasil las yang lebih dalam dan lebih sempit
Gas Campuran
Dalam produksi praktis, gas campuran seperti argon + helium atau argon + nitrogen sering digunakan sesuai jenis material dan kebutuhan proses.
Fungsi Utama:
Menggabungkan keunggulan berbagai gas untuk meningkatkan efisiensi pengelasan
Mengurangi biaya gas sambil memastikan kualitas hasil las
Beradaptasi dengan kondisi pengelasan yang lebih kompleks
Fungsi Gas Tambahan
Selain gas pelindung, gas tiup tambahan juga dapat digunakan selama pengelasan laser untuk:
Menghilangkan asap dan percikan yang dihasilkan selama pengelasan
Melindungi lensa kepala pengelasan dan memperpanjang masa pakai komponen optik
Meningkatkan stabilitas dan keamanan operasi peralatan
Cara Memilih Gas Pengelasan yang Tepat
Saat memilih gas pelindung, pertimbangkan secara komprehensif faktor-faktor berikut:
Jenis material pengelasan
Ketebalan pengelasan dan persyaratan proses
Persyaratan penampilan dan kekuatan pengelasan
Kontrol biaya dan efisiensi produksi
Hanya dengan pemilihan gas dan konfigurasi parameter yang tepat, keunggulan efisiensi tinggi mesin las laser dapat direalisasikan sepenuhnya.
Kesimpulan
Gas pelindung merupakan bagian penting dari proses lasering pengelasan yang tidak boleh diabaikan. Pemilihan gas secara ilmiah tidak hanya meningkatkan kualitas pengelasan tetapi juga memperpanjang masa pakai peralatan laser mesin las Xianming mendukung berbagai konfigurasi gas dan cocok untuk berbagai jenis material serta skenario aplikasi, menyediakan solusi pengelasan yang stabil dan efisien bagi pengguna.
